Berdasarkan Peraturan Gubernur Aceh No:32 Tahun 2017-Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan Dan Non Perizinan Pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Aceh, Maka Terhitung Sejak November 2017 Pelayanan Izin Penilitian Dialihkan Ke Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Aceh (DPM-PTSP) - Terima Kasih

Semua Pihak Harus Terlibat Mendeteksi Kerawanan Konflik

Kategori : goverment Kamis, 01 November 2018 - Oleh zuliansyah

Kepala Badan Kesatuang Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh Drs. Mahdi Effendi meminta kepada semua pihak agar terlibat dalam mencegah konflik, termasuk dalam mendeteksi apabila ada potensi konflik.

“Kita harapkan peran semua pihak dalam menjaga perdamaian Aceh yang berkelanjutan, termasuk mendeteksi konflik yang rawan terjadi di masyarakat,” kata Mahdi Efendi pada acara Dialog Capaian Konflik 2018 bertajuk “Memahami konflik Aceh dalam upaya Penguatan dan kelanjutan Perdamaian” di Gedung Dekranas Empu Beru, Redelong, Bener Meriah, Kamis 31 Oktober 2018.
Untuk itu, kata Mahdi, pihaknya akan terus melakukan dialog dengan semua kalangan untuk mengetahui potensi konflik dan capaian perdamaian berkelanjutan.

“Agenda ini sangat erat kaitannya dengan Rencana Program Jangka Menengah (RPJM) pemerintah Aceh dalam memngisi dan memperkuat perdamaian berkelanjutan,” ujar Mahdi.

Menurut Mahdi, Dialog diperlukan untuk mengajak semua pihak berperan aktif untuk meninformasi potensi konflik di daerahnya.

“Semua pihak harus terlibat dalam mendeteksi kerawanan konflik yang ada daerah. Perlu ada perhatian kita semua,” lanjut Mahdi.

Pada kesempatan itu, Mahdi Effendi meminta pemkab Bener Meriah untuk memberi dukungan kepada Kesbangpol Bener Meriah dalam menjalankan program perdamaian di daerah.

Acara Dialog dibuka Sekda Bener Meriah Drs Ismarisika, MM yang dihadiri peserta dialog dari semua unsur masyarakat. Tampil sebagai pemateri Dr Kamaruzzaman Bustamam Ahmad, MA, Ph.D, Wiratmadinata, SH, MH, dan Kabag Ops Intelkam Polres Bener Meriah Ibda Taufik Kurniawan