Berdasarkan Peraturan Gubernur Aceh No:32 Tahun 2017-Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan Dan Non Perizinan Pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Aceh, Maka Terhitung Sejak November 2017 Pelayanan Izin Penilitian Dialihkan Ke Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Aceh (DPM-PTSP) - Terima Kasih

Kesbangpol Aceh Gelar FGD di Gayo Lues Terkait Penanganan Konflik

Kategori : goverment Jumat, 12 Juli 2019 - Oleh zuliansyah

     FGD yang diselenggarakan oleh Badan Kesbangpol Aceh di Kabupaten Gayo Lues sangat bermanfaat, dimana tokoh masyarakat dan tokoh agama dapat berkumpul untuk mencari solusi dalam penyelesaian masalah yang timbul dikalangan masyarakat, namun perlunya peranan pihak aparat, tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk menciptakan dan menjaga keamanan untuk mencegah permasalahan yang timbul dimasyarakat.

    Bertempat di Aula Rumah Makan (RM) Nusantara, Kota Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, berlangsung Focus Group Discussions (FGD) terkait penanganan konflik di Provinsi Aceh yang digelar Badan Kesbangpol Provinsi Aceh dihadiri sekitar 20 orang peserta.

     Hadir dikegiatan tersebut, Narasumber Sekertaris Badan Kesbangpol Aceh Ratnasari, Kepala Bidang (Kabid) Konfilk Badan Kesbangpol Aceh Wiratama Dinata, Pasiter Kodim 0113/Gayo Lues (GL) Kapten Inf Budiman Sitinjak, Kasi Intel Kejari Gayo Lues Dedi Syahputra, Kasat Intel Polres Gayo Lues Iptu Hendri, Tim BAIS Pos Gayo Lues, perwakilan Kesbangpol Gayo Lues K Arimin, para perwakilan tokoh masyarakat dan Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Gayo Lues.

      Adapun kegiatan FGD terkait penanganan konflik yang sudah terjadi, sedang terjadi, belum dilakukan, dan situasi saat ini di Kabupaten Gayo Lues.

Perwakilan Dinas Sosial (Dinsos) Gayo Lues, Salahuddin mengatakan penangan masyarakat gangguan jiwa yang masih belum jelas di Kabupaten Gayo Lues.

“Pernah kejadian pembunuhan yang dilakukan oleh warga masyarakat yang gangguan jiwa di Gayo Lues,” katanya.

     Kasat Intel Gayo Lues, Iptu Hendri menuturkan, kondisi Gayo Lues selama ini masih dalam keadaan kondusif dan belum ada yang menonjol (kejadian), seperti di bidang politik, Pemilu tahun 2019 di Kabupaten Gayo Lues berjalan dalam keadaan aman dan lancar, bidang ekonomi, yang sering menjadi permasalahan di tengah masyarakat seperti bahan yang bersubsidi, namun masih dalam keadaan stabil,

“khusus bidang keamanan, masih banyak yang akan menjadi potensi (kejadian), yaitu umat agama Nasrani sebanyak 110 keluarga yang melaksanakan ibadah berkumpul disuatu rumah, namun belum memiliki izin dari Pemkab Gayo Lues untuk mendirikan rumah ibadah. Perencanaan pembebasan lahan masyarakat oleh PT Karnizu untuk PLTA di Kecamatan Lesten. Jadi untuk menyikapi informasi yang belum jelas faktanya atau hoax, harus benar – benar di teliti dan telaah terlebih dahulu. Penanganan narkoba masih banyak berjalan di Polres Gayo Lues,”