Berdasarkan Peraturan Gubernur Aceh No:32 Tahun 2017-Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan Dan Non Perizinan Pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Aceh, Maka Terhitung Sejak November 2017 Pelayanan Izin Penilitian Dialihkan Ke Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Aceh (DPM-PTSP) - Terima Kasih

Rapat Kerja Forum Pembauran Kebangsaan (Raker FPK) se-Aceh

Kategori : goverment Jumat, 30 Agustus 2019 - Oleh zuliansyah

     Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh menyelenggarakan Rapat Kerja Forum Pembauran Kebangsaan (Raker FPK) se-Aceh, di Hotel Bayu Hill, Takengon, Aceh Tengah, 27 - 29 Agustus 2019.

Kegiatan mengangkat tema “Melalui Raker Forum Pembauran Kebangsaan Kita Tingkatkan Kesadaran Kebangsaan dan Kerukunan Nasional” itu diikuti 50 peserta terdiri dari Kepala Badan Kesbangpol dan Ketua FPK Kabupaten/Kota se-Aceh, serta empat camat terpilih.

       Raker FPK itu dibuka Bupati Aceh Tengah diwakili Asisten Bidang Pemerintahan. Dalam sambutan tertulis Bupati mengucapkan terima kasih kepada Badan Kesbangpol Aceh yang telah mempercayakan Kabupaten Aceh Tengah menjadi tuan rumah Raker FPK se-Aceh.

Bupati berharap dari dataran tinggi tanah Gayo ini dapat melahirkan pemikiran-pemikiran untuk diadopsi oleh pemerintah sebagai sebuah kebijakan dalam rangka kemaslahatan umat.

       Ketua FPK Aceh, Prof. Dr. Syahrizal Abbas, M.A., dalam sambutannya menitipkan salam dari Plt. Gubernur Aceh dan Kepala Badan Kesbangpol Aceh. Dia mengatakan, kondisi bangsa kita saat ini dari berbagai aspek sungguh memprihatinkan, perlu pemikiran jernih dan kebersamaan seluruh pemangku kebijakan untuk terus menjaga stabilitas hubungan sosial, baik itu suku, agama, ras maupun golongan lainnya.

“Jangan sampai kita terkotak-kotak oleh perbedaan yang kita miliki. Namun jadikanlah perbedaan kita sebagai suatu khasanah yang menghadirkan keragaman,” kata Syahrizal Abbas.

     Menurutnya, Forum Pembauran Kebangsaan ini merupakan wadah komunikasi dan kosultasi antaranggota masyarakat. “Mari kita manfaatkan pertemuan ini sebagai ajang silaturahim antarsesama dan membicarakan hal-hal atau permasalahan yang sedang terjadi dan dapat berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa di daerah kita masing-masing”.

“Dengan adanya pertemuan seperti ini diharapkan permasalahan-permasalahan yang terjadi di masyarakat dapat kita diskusikan, dan semoga dapat kita selesaikan bersama,” ucap Syahrizal.

      Syahrizal menyampaikan bahwa konflik sosial baru terasa ketika muncul ke permukaan dan mulai merusak kerukunan kebangsaan masyarakat. “Padahal potensi itu jauh sudah ada ketika permasalahan suku, etnis, agama maupun golongan lainnya ini sangat mudah dibenturkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Dan untuk menyelesaikan permasalahan sosial ini sungguh sangat sulit,” tuturnya.

      Adapun pemateri pada Raker FPK se-Aceh Tahun 2019, Prof. Dr. Syahrizal Abbas, M.A., memaparkan “Kebijakan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dalam Pembauran Kebangsaan”, dan “Tugas dan Fungsi Forum Pembauran Kebangsaan dalam mengantisipasi konflik sosial”. Berikutnya, Wakil Ketua FPK Aceh, Dr. Ahmad Husein, M.A., menyampaikan tentang “Kebersamaan dalam Kebhinnekaan Masyarakat Aceh