Berdasarkan Peraturan Gubernur Aceh No:32 Tahun 2017-Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan Dan Non Perizinan Pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Aceh, Maka Terhitung Sejak November 2017 Pelayanan Izin Penilitian Dialihkan Ke Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Aceh (DPM-PTSP) - Terima Kasih

Melalui Pembauran Kebangsaan, Kita Tingkatkan Peran serta Generasi Muda dalam Menciptakan Kondisi yang Kondusif, Aman dan Nyaman

Kategori : goverment Jumat, 20 September 2019 - Oleh zuliansyah

      Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Aceh menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Pembauran Kebnagsaan dengan mahasiswa pada hari ini, kamis 19 September 2019 di Kabupaten Aceh Selatan. Tema yang diangkat dalam FGD tersebut adalah “Melalui Pembauran Kebangsaan, Kita Tingkatkan Peran serta Generasi Muda dalam Menciptakan Kondisi yang Kondusif, Aman dan Nyaman”.

      Peserta FGD Pembauran Kebangsaan seluruhnya berjumlah 20 orang yang terdiri dari Mahasiswa/I perguruan tinggi negeri dan swasta yang ada di Kabupaten Aceh Selatan.
Dra. Ainol Marliah yang mewakili Kepala Badan kesatuan Bangsa dan Politik Aceh dalam sambutannya menitipkan salam dari Bapak Kepala Badan, karena seyogyanya hari ini Bapak Kepala Badan Kesbangpol Aceh hadir ditengah kita, namun karena ada pekerjaan lain yang sangat mendesak sehingga beliau berhalangan hadir.
Selanjutnya Kepala Badan Kesbangpol Aceh menyatakan bahwa kondisi bangsa kita saat ini dari berbagai aspek sungguh memprihatinkan, perlu pemikiran jernih dan kebersamaan seluruh pemangku kebijakan untuk terus menjaga stabilitas hubungan sosial, baik itu suku, agama, ras maupun golongan lainnya. Jangan sampai kita terkotak-kotak oleh perbedaan yang kita miliki, namun jadikanlah perbedaan kita sebagai suatu khasanah yang menghadirkan keragaman. Tiada bangsa didunia ini yang terdiri dari begitu banyak suku, agama, ras, maupun golongan lainnya.
Mahasiswa merupakan penerus masa depan bangsa, sehingga perlu dilibatkan dalam proses pengambilan kebijakan, selain itu, salah satu motto Bapak Presiden kita saat ini Bapak Jokowidodo, adalah “SDM Unggul Indonesia Maju” inilah salah satu kegiatan yang kita lakukan agar motto tersebut tidak hanya jadi selogan belaka. Kita ingin generasi penerus benar-benar siap menerima amanah dari para pendahulu kita dengan terus menjaga stabilitas, keamanan dan kenyamanan, dan yang paling penting adalah persatuan dan kesatuan bangsa agar pembangunan dapat berjalan dengan baik.

    Kemudian sebagai kata penutup,Kepala Badan Kesbangpol Aceh mengajak para mahasiswa agar menjadi agen perubahan dilingkungannya masing-masing, kita telah mengalami konflik lebih dari tiga puluh tahun, mari kita belajar bahwa konflik tidak pernah membawa manfaat.
Plt. Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Aceh Selatan, Bapak H. Darmawan, SE dalam sambutannya menghimbau para mahasiswa sebagai generasi penerus untuk memanfaatkan waktu yang singkat ini untuk mencurahkan pemikiran-pemikiran untuk inovasi dalam pengambilan kebijakan pemerintah. Pada akhirnya Bapak Plt Kepala Badan mengharapkan kegiatan FGD Pembauran Kebangsaan ini dapat dimaknai sebagai sarana mencurahkan uneg-uneg kepada Pemerintah untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan.

Materi dan pemateri pada kegiatan FGocus Group Pembauran Kebangsaan dengan Mahasiswa di Kabupaten Aceh Selatan adalah sebagai berikut:

1. “Peran Serta Mahasiswa dalam Pembauran Kebangsaan” oleh Dr. Azhar, M.Pd, Sekretaris FPK Aceh.
2. “Pembauran Kebangsaan dan Masa Depan Bangsa” oleh Muhibuddin, M.Ag, Anggota FPK Aceh.